23 Mar 2014

Ganti Nama


Sebelumnya saya mau nanya nih, sama teman2 semua. Kira-kira saya mesti ganti nama akun ga’, baik yang di Facebook, Twitter, Blog atau juga di banyak forum sosmed lainnya? Terutama akun Facebook?

Beberapa waktu belakangan ini sempat juga terpikir untuk menggunakan nama KTP, khususnya di Facebook. Bukan karena takut dibilang sok ebat. Juga bukan karena saya sudah merasa terlalu tua untuk masih berlaku alay, wkwkwkwk… (: Saya masih cukup PeDe menggunakan nama Siraul Nan Ebat. Insya Allah sejak awal berkarir di Facebook, 22 Oktober 2008 sampai saat ini belum pernah ada yang menggugat nama tersebut. Sebaliknya malah, ada juga teman yang mendoakan saya untuk selalu bisa menjaga martabat ‘Nan Ebat’ tersebut.

“…semoga tambah ebat, yaa! Aamiin…!”, begitu beberapa orang teman medoakan saya di beberapa kesempatan, seperti saat ulang tahun kelahiran saya misalnya.

Ada beberapa alasan yang membuat saya berpikir untuk menggunakan nama asli di Facebook, khususnya. Pertama, teman-teman lama ternyata kesulitan mengenali saya, walau sudah berteman cukup lama di Facebook. Ternyata banyak juga yang baru ngeh, kalau ternyata saya adalah teman sekolahnya, dulu, (: Apalagi PP yang saya pakai sekarang juga photo orang lain. Tapi itu juga karena tuntutan karakter. Saya sendiri malah tak suka sama photo tersebut. Dian yang diharapkan sebagai modelnya juga gagal melulu saat pemotretan. Gagalnya pun karena alasan tak bermutu (kasih tau ga ya...?). Saya sendiri tak berminat jadi modelnya, kecuali berdua sama Dian, sih, hahaha...! Karena itulah, teman-teman saya yang lain pasti sulit menemukan saya, meski setelah bertanya sama Eyang Google sekalipun (:

Berikutnya, karena saya mantan idola cilik (dulu), ternyata ada juga orang satu yang namanya persis mirip dengan saya. Waktu saya intip ada 9 orang teman yang sama. Masih muda (kalo ga salah sekitar 19 tahun). Dugaan sementara, orangtuanya adalah fans saya, hahaha…! Saya gengsi donk, minta pertemanan, wkwkwk...! Kan saya idola orangtuanya, hahahaha....! Tapi yang saya khawatirkan, teman2 lama bisa saja mengira kalau itu adalah saya, kan? Ironisnya lagi, kenapa dia malah lebih sukses menggunakan nama tersebut ketimbang saya?

Selanjutnya lagi, kekerenan (ai mak jang!) saya ternyata berdampak serius. Ketenaran saya sampai ke Eropa sana. Padahal, Rekreasi Hati belum terbit lho, hahaha...! Ada juga  satu dua orang teman yang berasal dari Eropa sana. Rata-rata sih, cewek, hahaha...! Kebanyakan mereka adalah anak2 baru di dunia Facebook. 
Kira-kira kalau saya ingin berkomunikasi dengan orang ini manggilnya gimana, ya...?

Facebook gimana sih? Oke...oke...saya akui saya memang terkenal. Tapi yaa jangan gitu juga, donk! Masa Facebook tak mengenali IP adress komputer saya, misalnya? Jangan sok tahu deh! Saya ini dari Indonesia, bukan dari India!
Awalnya itu buat saya senang sekali. Saking gembiranya saya pernah berlaku ceroboh. Saking bangganya saat di-add oleh seorang kakek dari Inggris, saya posting screenshot photo proposal permintaan pertemanannya itu di Facebook. Celakanya, tanpa saya sadari, nama yang bersangkutan ikut pula ditandai. Salah satu kelebihan Facebook (dan sosmed lainnya) yang mampu mendeteksi pemilik wajah yang ada di foto itu membuat saya celaka. Ter-mensyen, secara otomatis (lebih tepatnya, karena saya kurang awas saja). Akibatnya, seorang cucunya yang tinggal di Siprus (Negara dekat Yunani, sana) marah via inbox. Minta saya menghapus foto sang kakek. Karena saya orang baik, permintaannya tersebut tentu saja saya turuti. Padahal sebelumnya postingan poto tersebut sudah banyak dikomentari teman-teman saya, hahahak…!

Berikut transkip pertengkaran kami... (:
Pelajaran juga buat semua Facebuker nih. Kalau memang butuh ribut, mending di ruang chatting saja, kan...? (:

Terakhir dan ini yang buat saya berpikir keras. Ada beberapa permintaan pertemanan dari India atau sekitarnya seperti Pakistan. Dan saya khawatirkan akan bertambah lagi. Kalau satu dua orang sih tak masalah, apalagi kalau yang meminta itu cewek, hahaha…! Tapi makin hari ada saja permintaan baru yang bagaimanapun tetap saya komfirmasi. Ada malah seorang, yang seringkali mengundang saya dan memasukkan saya sebagai anggota di Grup Apalah itu. Membaca nama grupnya saja saya tak bisa, wkwkwk…! 

 Nih, saya tampilkan juga beberapa permintaan pertemanan yang karena sungguh penasaran akhirnya saya abadikan (:
 Waah, ternyata masih ada satu lagi nih, teman...!

Saya jadi curiga, apa sih arti nama Siraul Nan Ebat itu dalam bahasa India? Jujur saja, ketimbang yang dari India, saya malah lebih suka dianggap sebagai orang Spanyol, hahaha…!

*Btw, gimana nih, ganti atau enggak…? Kasih masukan, donk... (:

Related Posts

Ganti Nama
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.