5 Apr 2016

Anomali Zaskia Gotik

Terlalu mahal sebetulnya ongkos yang mesti dibayar Zaskia Gotik atas penghinaannya terhadap lambang negara Burung Garuda. 

Pertama, Zaskia Gotik dianggap menghina karena binatang seperti Burung Garuda dikatainya Bebek Nungging. Terlepas dari perannya sebagai lambang negara, Burung Garuda tetaplah cuma seekor binatang. Apalagi sebagai binatang, eksistensinya pun layak dipertanyakan pula. Rasanya seumur hidup saya belum pernah melihat burung garuda tersebut, hehehe…! 

Berikutnya, bagaimanapun dia melakukannya dalam konteks bercanda. Terhadap suatu candaan mestinya reaksi normal kita adalah tertawa, atau setidaknya tersenyum sebab terhibur. Lagipula, kalaupun dianggap menghina, rasanya menghina binatang dengan menyebut binatang tak sekejam menghina manusia dengan menyebutnya sebagai binatang deh. Gajah Bunting, Kutu Kupret, Walang Sangit, dsb. Banyak lho, yang begitu…!

Berikutnya lagi, dilihat dari jenjang pendidikannya Zaskia Gotik sendiri terhitung golongan awam. Untuk seorang yang buta aturan, mestinya sanksi tak mendesak diberikan. Bijaknya, cukup diberi tahu apa yang perlu dia ketahui. Lagipula bukankah yang bersangkutan sudah tulus dan dengan besar hati meminta maaf?

Negara kita sudah banyak dijejali berbagai persoalan. Mestinya kita tak perlulah pula menanggapi suatu candaan menjadi persoalan serius berskala nasional. Betapa anomalinya, kita begitu membela binatang yang dihina, padahal ada begitu banyak manusia hidup yang mati terbunuh karena dhalimnya ego, politik dan kekuasaan. Betapa anomalinya, sebab jika terhadap lambang negara yang ‘cuma sebentuk lukisan’ binatang yang tak ada pula, satu negara bisa heboh, kenapa terhadap candaan yang menghina manusia lainnya kita malah merestui dan bahkan memberi aplaus dan tepuk tangan. 

* Tapi lain kali hati-hati yaa, Neng! Bikin heboh aja lu, hahaha…!

Related Posts

Anomali Zaskia Gotik
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.