13 Apr 2017

Curhat Aja

Sejak munculnya kasus penistaan agama oleh Ahok ini saya sangat aktif posting status di Facebook. Sebaliknya malah sangat mandul update di blog. Soal Facebook dulu pernah saya ungkap alasannya. Tapi soal blog baru kali inilah saya ‘temukan’ penyebabnya. Awalnya saya menduga ini efek euforia terbitnya buku ke-2. Dugaan berikutnya, saya masih dalam proses adaptasi mendapatkan fix chemistry dengan Rani, wkwkwk…! Dugaan mutakhir, suasana hati yang begitu emosional tidak saja oleh babak belurnya klub favorit saya Arsenal dan pemain idola Thomas Rosicky yang dihabisi karirnya oleh cedera yang tak kunjung sembuh, tapi lebih tegasnya disebabkan oleh yaaa, dinistanya agama saya oleh Ahok. Suasana hati yang emosional tak baik untuk tulisan-tulisan saya. Dugaan terakhir ini akhirnya saya simpulkan ‘benar’ setelah saya berulangkali selalu gagal menulis dialog2 imajiner khas Rekreasi Hati, bahkan walau telah direquest beberapa kali oleh fans, hahaha…!

Kegagalan tersebut buat saya sedih. Saya sudah coba berulangkali dan berakhir sebagai draft belaka. Walau buramnya memang masih ada, tapi takkan mungkin lagi saya post sebagai akan melanggar ciri utamanya yang ‘automark’ dan anti bajak, hahaha…! Postingan yang selalu up to date takkan mungkin bisa diklaim pihak lain. Silahkan baca karya2 serupa saya sebelumnya! Siapa yang bisa bajak dan klaim sebagai miliknya, hehehe…?!

Saya baca ulang, dan analisa demi untuk temukan penyebabnya. Dan akhirnya setelah saya komparasi dengan postingan2 status di Facebook sangat kentara bedanya. Fix, saya ternyata begitu emosional. Dalam karya2 dialog imajiner saya sebelumnya terlihat emosi saya sangat terkontrol. Deliverynya yang keren, beat to beatnya mengalir lancar dan ditutup dengan dead punch yang sempurna, hahaha…! Sangat kontras dengan status2 Facebook saya yang langsung to the point. Satu kalimat, tapi mematikan, hahaha…!

Demi masa depan blog saya mesti belajar lagi belajar mengontrol emosi. Itulah kenapa beberapa hari belakangan ini ‘saya terkesan off di Facebook. Saya coba sedikit rileks dan berhasil buat satu karya dialog imajiner terbaru, meski belum PeDe untuk menyebarnya di Facebook, hahaha…! Tak mudah memang untuk mencoba enjoy, sebab yaaa nasib Arsenal yang tak kunjung membaik dan sudah pasti Rani, si bidadari yang tak kunjung bisa saya curi selendangnya, hahaha…!

Related Posts

Curhat Aja
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.