Halaman

21 Agu 2017

Kata Sambutan

Ketua panitia berbicara dengan begitu gugupnya. Betul-betul gugup, sampai terdiam. Lupa beberapa list nama yang mungkin sebelumnya telah dihapalnya. Eloknya, segera ada yang mengambil alih situasi. Dengan segera beberapa orang bertepuktangan. Ini menyemangatinya, dan segera menuntaskan kata sambutannya.

Kata sambutan berikutnya, dari yang terhormat Bapak Walikota. Malang sekali nasib bapak ini. Menyadari bahwa jemaah telah 'muak', dia segera mengakhiri kata sambutannya. Isi ucapan pembukaan seperti syukur, kiriman shalawat dan ucapan terimakasihnya jauh lebih panjang ketimbang isi kata sambutannya.

"Yang terpenting adalah tausyiah dari Ustadz Somad. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!".

Maka sampailah kita pada acara yang paling kita tunggu-tunggu. Sepatah kata....

"Huuuuu...!"

Bapak Gubernur kita ini nasibnya paling malang. Disertai sorakan, saya yakin mengerti betul perasaannya saat menuju mimbar. Eloknya, dia segera menguasai situasi. Segera mengakhiri seperti yang dilakukan Walikota akan pasti akan membuatnya kehilangan wibawa. Padahal dialah pemimpin semua. Pidato pemimpin itu butuh tepukan tangan, bukan sorakan.

"Ustad  itu sahabat saya. Dia ingin saya wakili dia banyak bicara. Saya dimintanya bicara 4 jam, sejam sisanya barulah dia yang akan bicara", katanya.

Sesaat jamaah terdiam, terperangah, lalu kemudian semua bertepuk tangan. Sang Gubernur berhasil membalik situasi. Dan entah disengaja, beneran lupa, beneran tak tau, atau karena masih grogi, beliau salah sebut nama.

"... Ustadz Solmed...!".

"Somad, Pak! Bukan Solmed! Itu lain!", koreksi jamaah serempak.

Dan lagi-lagi pengalaman yang berbicara dan menyelamatkan mukanya.

"Saya lahir di Eropa. Di situ 'a' dibaca 'e'", jawabnya ngeles.

Tapi efeknya memang luar biasa. Kepercayaan diri bapak ini pulih hingga berani berucap berpatah-patah kata. Baiknya beliau juga cukup bijak dan arif. Dia segera akhiri sambutannya sebelum berkata fatal lagi.

Komentar Juri:

Mas Anang ~ Sebagai pembuka, penampilan kamu menghidupkan. Aku Yes...!

Mas Dhani ~ Dari 3 yang sudah tampil, kamu yang terbaik. Aku ikut Mas Anang aja. YES...!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

The Convenient Marriage

Gambar nyomot di Goodreads Elizabeth, Charlotte dan Horatia adalah putri dari keluarga Winwood. Lizzy, si sulung terkenal sangat cantik. Cha...