Halaman

6 Nov 2017

Teman Saya Itu

Sebetulnya dia sama sekali tidak termasuk ke dalam barisan artis cewek favorit saya. Saya minta pertemanan Facebook dengannya juga bisa dibilang kecelakaan biasa. Saya berteman di Facebook dengan banyak artis dan orang film teman dekatnya. Dan begitu namanya disodorkan Facebook sebagai orang yang mungkin saya kenal, langsung saya klik saja tombol add as friendsnya. Dan diterima. Itulah bagusnya jadi artis tak terkenal. Teman Facebooknya tak banyak, jadi masih ada slot buat saya menjadi teman Facebooknya, hahaha...!

Tapi kemudian kami jadi akrab. Di Twitter kami juga saling follow. Dialah teman selebritis terdekat saya, walau sebatas di dunia maya belaka. Dan boleh bangga donk, kalau dia sering mensyen saya duluan, sekadar beri selamat ulangtahun atau ucapan selamat berhari raya. Saya bahkan punya alamat dan nomor teleponnya segala, hehehe...!

Dan terus terang dia adalah seorang wanita yang multi talenta. Tak cuma pandai berakting, dia juga seorang penulis. Penulis beneran, walau baru menerbitkan satu judul buku saja. Tak seperti artis lain yang menulis perjalanan hidupnya, teman saya ini seorang penulis novel. Dan bila melihat aneka testimoni dan kutipan-kutipan bukunya saya yakin sekali novel karyanya itu keren. Saya memang belum punya bukunya, untuk suatu alasan yang sulit saya beberkan di sini.

Dia sudah beli buku Rekreasi Hati saya yang pertama, dan saya yakin dia telah baca dan menyukainya. Setidaknya dia sering like postingan saya di Facebook, terutama yang berkaitan dengan Rekreasi Hati. Perkara kenapa dia ogah beri testimoni dan beli Rekreasi Hati 2 inilah yang sampai beberapa saat tadi masih jadi misterinya.

Walau hubungan di sosmed kami lebib akrab dari yang bisa dibayangkan, saling support karir masing-masing, nyatanya di dunia nyata kami buta satu sama lain. Kemaren dia posting launching usaha terbarunya: jualan makanan online. Waaah, keren sekali rupanya teman saya ini. Multi talenta sekali. Saat saya tanya, dia bilang dia hobi masak juga. Saya pikir kami juga bisa akrab di dunia nyata. Sama-sama punya banyak keahlian. Dan saya juga kan mantan koki di sebuah kafe bangkrut, haha...!

Tapi begitulah. Saya jadi tertarik mengenal teman ini lebih jauh lagi. Googling, dan saya menemukan hal menarik yang membuat saya pucat, kekurangan ion. Ternyata suaminya adalah kerabat seorang yang saya tulis bobroknya di buku Rekreasi Hati.

Duh,...!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

The Convenient Marriage

Gambar nyomot di Goodreads Elizabeth, Charlotte dan Horatia adalah putri dari keluarga Winwood. Lizzy, si sulung terkenal sangat cantik. Cha...